Posts

Showing posts with the label OJK

Jalankan "Titah" OJK, Ini Jurus Efisiensi Perbankan 2023

 Jakarta, CNBC Indonesia- Pemeritah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong perbankan meningkatkan efisiensi dalam menjalankan operasionalnya . Direktur Keuangan Bank Mandiri, Sigit Prastowo menyebutkan efisiensi perbankan dipantau berdasarkan Cost to Income Ratio (CIR) dan return on assets (ROA). CIR BMRI di tahun 2022 membaik dan tercatat 38% sementara ROA juga membaik & ada di level 2,2%. Seperti apa strategi bisnis perbankan 2023? Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Direktur Keuangan dan Strategi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Sigit Prastowo di Power Lunch,CNBCIndonesia (Kamis, 23/02/2023)

Melalui TI, OJK Perkuat Perbankan

Image
  AKURAT.CO  Pesatnya perkembangan teknologi informasi (TI) yang serba otomasi ini diimbangi dengan menguatnya kejahatan siber. Anehnya, industri perbankan adalah industri yang paling banyak menerima serangan siber. Menyadari hal tersebut, regulator menyiapkan langkah untuk menghalau kejahatan siber itu melalui serangkaian aturan, salah satunya tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 11/2022 yang mendukung pemanfaatan teknologi secara optimal di bidang keuangan.  Transformasi digital erat kaitannya dengan kejahatan siber. Dalam penerapan transformasi digital di era teknologi maju seperti sekarang ini, tak menutup kemungkinan adanya celah keamanan yang berpotensi meningkatkan eksposur risiko bank. Hal ini jelas menjadi ancaman serius bagi penyelenggara perbankan. Kurangnya kewaspadaan atau kehati-hatian dalam mendeteksi adanya kejahatan siber, mulai dari bocornya data penting, penyalahgunaan sistem, munculnya potensi sistemik karena ada digital bank-runs, di...

Optimis Industri Keuangan Pada Tahun 2023 Membaik

Image
  Krjogja.com -  JAKARTA -  Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengaku optimis tahun 2023 optimis tren positif kinerja sektor keuangan akan berlanjut. Misalnya kredit perbankan diproyeksikan tumbuh sebesar 10-12 persen didukung pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7- 9 persen. “Kami optimis tahun 2023 optimis tren positif kinerja sektor keuangan akan berlanjut,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, pada acara pertemuan tahunan industri jasa keuangan (IJK)2023, di Jakarta, Senin (06/02/2023). Sementara di sektor pasar modal, nilai emisi ditargetkan sebesar Rp 200 triliun. Di industri keuangan non bank (IKNB), piutang pembiayaan Perusahaan Pembiayaan diproyeksikan tumbuh 13 -15 persen. Aset asuransi jiwa dan asuransi umum diperkirakan tumbuh sebesar 5-7 persen ditengah program reformasi yang dilakukan OJK. Aset Dana Pensiun diperkirakan juga tumbuh 5-7 persen. Dipaparkan, pada tahun 2022 peningka...

KB Bukopin Dukung EBT Kendaraan Bermotor Listrik dan Jadi Narasumber di Webinar OJK Institute

Image
KB Bukopin dipilih menjadi narasumber dalam webinar Peluang dan Tantangan Industri Jasa Keuangan dalam Mendukung Pembiayaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (“KBLBB”) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) melalui OJK Institute pada hari Kamis tanggal 16 November 2022. Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya mendukung program pemerintah untuk implementasi transisi energi terbarukan (“EBT”) di Indonesia. PT Bank KB Bukopin Tbk. (“KB Bukopin”) dipercaya oleh OJK untuk menjadi salah satu Narasumber melalui Direktur Bisnis UKM KB Bukopin, Yohanes Suhardi. Diketahui KB Bukopin telah menjalin kerjasama dengan Hyundai Motor Indonesia dalam hal pembiayaan purchase order kendaraan Hyundai, yang merupakan salah satu pioner KBLBB di Indonesia. Hingga saat ini KB Bukopin telah menyalurkan pendanaan senilai Rp84 miliar untuk mendorong produksi KLBB Hyundai yang dipasarkan. Webinar diawali dengan sambutan oleh Dian Ediana Rae selaku Kepala Eksekutif Pengawas OJK. Di...

OJK Sebut Survey Indek Literasi Keuangan Masyarakat RI Naik Jadi 49,68 Persen

EmitenNews.com —Dalam rangka mengukur indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2022. Adapun SNLIK 2022 dilaksanakan mulai Juli hingga September 2022 di 34 provinsi, yang mencakup 76 kota/kabupaten, dengan jumlah responden sebanyak 14.634 orang yang berusia antara 15 - 79 tahun. Hasilnya, SNLIK 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, naik dibanding tahun 2019 yang hanya 38,03 persen. Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini mencapai 85,10 persen, meningkat dibanding periode SNLIK di tahun 2019 yaitu 76,19 persen. Hal tersebut menunjukkan gap antara tingkat literasi dan tingkat inklusi semakin menurun, dari 38,16 persen di tahun 2019 menjadi 35,42 persen di tahun 2022. Dari sisi gender, untuk pertama kalinya, indeks literasi keuangan perempuan lebih tinggi yakni sebesar 50,33 persen dibanding laki-laki sebesar 49,05 pe...

OJK Dorong Penguatan Tata Kelola Yang Baik dan Ekosistem Laporan Keuangan IJK Yang Berkualitas dan Berintegritas

Image
  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di sektor jasa keuangan terus menekankan pentingnya praktik  good governance  serta pelaporan keuangan yang berintegritas di Industri Jasa Keuangan (IJK) dalam mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional. Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam pertemuan dengan perwakilan lembaga profesi dan asosiasi terkait  Governance, Risk, and Compliance  (GRC) di Jakarta, Selasa (15/11). Dalam pertemuan tersebut, Ketua Dewan Audit OJK, Sophia Wattimena menyampaikan bahwa dalam rangka menumbuhkan sektor jasa keuangan (SJK), harus terdapat penguatan pada seluruh lini pertahanan. Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) sebagai  1 st  line  akan diperkuat dengan rencana kewajiban sertifikasi  Chartered Accountant  (CA) bagi  preparer  Laporan Keuangan. Sedangkan bagi lembaga profesi dan penunjang SJK, saat ini OJK sedang menyusun ketentuan terkait Akuntan Publik/Kanto...

OJK Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan dan Melek Investasi Bagi Generasi Muda

Image
  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) terus mendorong peningkatan edukasi dan literasi keuangan bagi generasi muda melalui penyelenggaraan  studium generale  dengan tajuk Generasi Muda Melek Investasi di Gedung Grha Sabha Pramana, Yogyakarta. Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Friderica Widyasari Dewi dan Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., menjadi pembicara dalam kuliah umum tersebut. Friderica Widyasari Dewi dalam paparannya menyampaikan pentingnya membekali diri dengan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan keuangan termasuk di dalamnya kegiatan investasi baik untuk individu maupun keluarga. "Mahasiswa-mahasiswi harus cerdas,  alert , paham dan jangan sampai masuk di skema-skema penipuan. Bekali diri dengan pengetahuan, percaya diri dan pengendalian diri. Gunakan dan manfaatkan masa muda dengan sebaik mungkin." kata Friderica.    Lebih lanjut, literasi dan...

Keikutsertaan KB Bukopin Dukung Bulan Inklusi Keuangan di FinEXPO 2022

Image
  Dalam mendukung upaya pemerintah dan swasta untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan berbagai lembaga terkait kembali menggelar Bulan Inklusi Keuangn (BIK) pada bulan Oktober 2022.  Salah satu rangkaian kegiatan di Bulan Inklusi Keuangan ini adalah kegiatan Financial Expo 2022 (FinEXPO) yang telah sukses diselenggarakan pada 26-30 Oktober 2022 lalu, bertemakan "GO Inklusif Go Produktif". Terdapat 134 booth pameran ikut memeriahkan kegiatan ini yang terdiri dari asuransi, pasar modal, pelaku UMKM, dan perbankan termasuk di dalamnya KB Bukopin.   PT Bank KB Bukopin atau KB Bukopin turut berpartisipasi dalam kegiatan FinEXPO 2022, keikutsertaan ini sebagai bentuk komitmen KB Bukopin dalam mendukung penuh upaya pemerintah untuk mendorong inklusi keuangan melalui berbagai program agar masyarakat semakin mengerti berbagai produk dan layanan keuangan perbankan unggulan, diharapkan masyarakat akan semakin mampu me...

OJK Terima 99,5 Persen Pengaduan Terkait IKNB dan Perbankan

Image
  REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat telah menerima 8.771 pengaduan yang 99,5 persennya terkait sektor industri keuangan nonbank (IKNB) dan perbankan. "Pengaduan ini terdiri atas 50 persen pengaduan sektor IKNB, sebanyak 49,5 persen sektor perbankan, dan sisanya mengenai pasar modal," ungkap Ketua Dewan Komisioner  OJK  Mahendra Siregar dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (8/9/2022). Menurutnya, topik pengaduan terbanyak adalah tentang restrukturisasi kredit atau pembiayaan, perilaku petugas penagihan, dan layanan informasi keuangan, dengan tingkat penyelesaian per Agustus 2022 sebesar 85,66 persen. Secara keseluruhan, termasuk layanan pengaduan, OJK telah memberikan 199.111 layanan perlindungan konsumen melalui berbagai kanal. Selain itu, OJK juga telah memberikan berbagai edukasi keuangan secara masif, yakni melalui tatap muka dan daring atau  online. Edukasi  keuangan, kata Mahen...