Posts

Showing posts with the label Right Issue

KB Bukopin Perkuat Permodalan Dengan Right Issue

Image
  KB Financial Group sebagai perusahaan keuangan terbesar di Korea terus memperkuat komitmen kepada PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) dengan memberikan penambahan modal melalui right issue. KB Bukopin mendapat persetujuan para Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 November 2022 bertempat di Kantor Pusat KB Bukopin. Aksi korporasi tersebut merupakan upaya KB Bukopin dalam menjaga kecukupan modal sesuai regulasi dan mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan. “Dalam rangka menjaga daya saing yang sehat dan kuat di industri keuangan nasional maupun regional. Sehingga dapat memberikan nilai tambah baik kepada Pemegang Saham, karyawan, manajemen, serta kepada pemegang kepentingan yang lebih luas (stakeholder)” disampaikan oleh Deputy President Director KB Bukopin, Robby Mondong. Dalam penambahan modal KB Bukopin, rencananya akan dilakukan melalui Penawaran Umum Terbatas (PUT VII) dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMTED) atau rights i...

KB Kookmin Akan Suntikkan Modal untuk Mendukung Right Issue KB Bukopin

Image
  Jakarta, 26 Oktober 2022 – Seiring dengan semakin positifnya tren pengembangan bisnis Bank KB Bukopin (“KB Bukopin”), Majority Shareholder KB Kookmin Bank (“KB Kookmin”) kembali memberikan dukungannya kepada KB Bukopin. Dalam waktu dekat KB Kookmin akan melakukan penguatan modal inti KB Bukopin melalui skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau dikenal dengan right issue melalui Penawaran Umum Terbatas VII (“PUT VII”). Hal ini sesuai dengan keterbukaan informasi yang disampaikan KB Bukopin kepada OJK Pasar Modal pada hari Senin tanggal 24 Oktober 2022. KB Bukopin merencanakan untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 120.000.000.000 (seratus dua puluh miliar) saham kelas B dengan nilai nominal Rp100,- (seratus rupiah) per saham. Jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut bergantung pada keperluan dana KB Bukopin dan harga dari pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas VII. Direktur Keuangan KB Bukopin Seng Hyup Shin menyampaikan bahwa “Rencana Penambahan Modal hasil PUT VII akan m...