Likuiditas Perbankan Ketat, OJK: Peluang untuk Pasar Modal

 Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi mengungkapkan, saat ini tekanan ekonomi dan geopolitik global terus bergerak dinamis, sehingga ketidakpastiannya semakin tinggi.

Mencermati kondisi global tersebut, likuiditas di perbankan menjadi semakin ketat. Namun, hal ini merupakan peluang bagi pasar modal.

“Dengan adanya likuiditas yang ketat, pasar modal merupakan alternatif sumber pendanaan yang sangat menarik. Ini merupakan alternatif bagi pelaku bahwa saat ini tidak hanya perbankan yang bisa memberikan sumber pendanaan, tapi juga dari pasar modal,” kata Inarno Djajadi dalam acara sosialisasi dan edukasi pasar modal terpadu tahun 2022 yang disiarkan secara daring, Jumat (26/8/2022).

Inarno menyampaikan, peran pasar modal dijalankan dengan cara mempertemukan pemilik modal sebagai investor dan pengusaha sebagai pihak yang membutuhkan modal, atau disebut emiten yang melakukan penawaran umum melalui penerbitan efek, baik saham, obligasi, maupun sukuk.

"Tahun 2022 ini, OJK telah mengeluarkan surat pernyataan efektif atas pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum untuk 152 emisi saham, obligasi dan sukuk dengan total nilai penawaran umum mencapai Rp 157,57 triliun,” kata Inarno.

Dari jumlah tersebut, lanjut Inarno, 48 diantaranya merupakan emiten baru. Sementara itu, jumlah investor pasar modal saat ini mencapai 9,45 juta, di mana 70% investor tersebut adalah generasi milenial.

Inarno Djajadi menambahkan, kondisi ekonomi dan geopolitik global masih bergerak dinamis. Pasalnya, harga minyak mentah dunia yang sudah sempat turun ke level US$90 per barel, hanya dalam waktu singkat kembali naik ke atas US$100 per barel.

"Kondisi ini memiliki arti, volatilitas ekonomi global sangat luar biasa,” tegasnya.

Menurut Inanrno, kondisi global yang bergerak dinamis ini, memicu likuiditas di perbankan semakin ketat. Namun, kondisi tersebut dinilainya sebagai peluang bagi pasar modal.

"Adanya penerapan likuiditas yang ketat ini, membuat pasar modal merupakan alternatif sumber pendanaan yang sangat menarik,” pungkasnya.

Sumber: https://www.beritasatu.com/ekonomi/969207/likuiditas-perbankan-ketat-ojk-peluang-untuk-pasar-modal/2

Comments

Popular posts from this blog

KB Bukopin Bersama PT Industri Kapal Indonesia Berikan Layanan Pensiun

KB Bukopin Teken MoU Manfaat Pensiun PT Industri Kapal Indonesia

KB Kookmin Akan Suntikkan Modal untuk Mendukung Right Issue KB Bukopin