KB Bukopin Perkaya Produk dan Digitalisasi


PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) (KB Bukopin) tengah melebarkan ekspansi bisnis melalui lini Korean Link Business yang difokuskan kepada perusahaan-perusahaan berbasis Korea yang beroperasi di Indonesia. Ekspansi layanan Korean Link Business tersebut juga sebagai proses transformasi KB Bukopin untuk menjadi bank global. KB Bukopin mengoptimalkan peluang bisnis baru dengan memanfaatkan jaringan bisnis Indonesia-Korea melalui perusahaan besar sebagai anchor company, untuk membangun ekosistem value chain and supply chain yang spesifik (tailored) yang akan dikolaborasikan melalui cross selling produk konsumer atau SME.

Untuk target digital KB Bukopin di semester II-2022 terfokus pada menaikkan jumlah user. Untuk menarik minat para anak muda atau gen Z dan Millenial, KB Bukopin juga telah menunjuk Aespa sebagai girlband menjadi Brand Ambassador Bank KB Bukopin di Indonesia, dengan mengusung tema The Next Level Banking. Aespa berpotensi untuk dapat merepresentasikan generasi milenial dan memiliki influence serta fanbase besar untuk mempromosikan suatu brand maupun produk di Indonesia.

Menyikapi krisis global, KB Bukopin tetap percaya diri untuk tetap bertumbuh mengingat kita cukup confidence dimana perekonomian kita sudah relatif kuat, jika melihat ekspor impor Indonesia, sebenarnya sudah tak bergantung pada luar negeri karena pangsa pasar domestik kita cukup besar.

"Ke depannya, KB Bukopin akan terus berupaya untuk menaikkan kwalitas dari layanan digital kami, salah satunya dengan cara terus bekerja sama dengan pihak ketiga dalam membangun ecosystem digital kami."

 

Perkaya Produk dan Layanan

Pada saat yang sama, menurut dia, KB Bukopin terus memperkaya produk dan layanan di aplikasi Wokee. Sudah ada beberapa layanan transaksi digital, seperti pembayaran listrik, air, pulsa, dan lainnya.

“Lebih dari itu, Wokee hadir dengan sejumlah produk pembeda. Misalnya produk tabungan dengan bunga setingkat deposito, yakni sekitar 3,5% dan hadirnya layanan semacam pembagian tagihan (split bill),” ujar dia.

Charles menuturkan, produk, layanan, termasuk fitur Wokee bakal terus ditambah menyesuaikan kebutuhan nasabah KB Bukopin. Bahkan, dalam berapa waktu ke depan, pihaknya akan memperkenalkan versi terbaru Wokee. KB Bukopin pun akan memperkenalkan super app dengan fitur yang lebih beragam.

"Super app (diluncurkan) tahun depan. Tetapi sambil menunggu super app, akan ada versi terbaru Wokee saat ini. Super app yang akan kami buat itu sangat melengkapi layanan yang ada saat ini pada aplikasi Wokee," ungkap dia.

Dia menambahkan, saat ini terdapat 56 ribu pengguna terdaftar Wokee, dengan jumlah pengguna aktif relatif lebih sedikit. Sedangkan total nasabah ritel KB Bukopin mencapai 1,6 juta. "Jadi, (pengguna aplikasi) masih relatif kecil, ruang untuk bisa kembangkan sangat besar," ucap Charles.

 

KB Bukopin Catat QRIS di Aplikasi Wokee Capai 100 Transaksi Per Hari

PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) mencatat transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada aplikasi Wokee mencapai 100 transaksi per hari.

EVP Digital Banking Head KB Bukopin Charles Budiman mengatakan perusahaan masih memiliki pekerjaan rumah untuk menggenjot transaksi QRIS di Wokee. Saat ini transaksi rata-rata QRIS di Wokee per hari relatif masih rendah. Hal itu dikarenakan fitur QRIS di Wokee baru diluncurkan pada awal 2021.

Adapun pada saat itu, dia menyampaikan fitur QRIS hanya bisa dilakukan untuk transaksi merchant yang berasal dari lingkup KB Bukopin saja. Namun, pada kuartal IV/2021, Charles menyatakan fitur QRIS di Wokee telah mengalami perbaikan dan transaksi diperluas di seluruh merchant. “Bisa dibilang jumlah transaksi rata-rata QRIS per hari relatif masih rendah, tapi yang sudah kami lakukan di Mei 2022 kami melakukan campaign dan itu sudah ada kenaikan yang lumayan. Pada saat ini baru sekitar 100 transaksi per harinya,” kata Charles.

Charles menyampaikan QRIS menjadi salah satu fitur yang perseroan andalkan untuk bisa menaikkan jumlah pengguna aktif (active user) di aplikasi Wokee. Berdasarkan data dari Google Play Store, tabungan digital milik KB Bukopin ini telah diunduh lebih dari 50.000 kali. Aplikasi Wokee kali pertama diperkenalkan pada 7 Agustus 2020. Hingga saat ini, rating yang diberikan oleh para pengulas sebesar 4,4/5 dengan 650 ulasan.

Masih mengacu pada data tersebut, aplikasi New Wokee memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi dengan fitur-fitur unggulan seperti login biometric, registrasi dan aktivasi rekening secara online, top up uang elektronik, hingga split bill ke rekening Wokee lainnya.

 

Sumber:

https://www.solopos.com/kb-bukopin-catat-qris-di-aplikasi-wokee-capai-100-transaksi-per-hari-1345636

https://www.emitennews.com/news/membedah-digitalisasi-kb-bukopin-upgrade-fitur-dan-kerjasama-dengan-financial-services

Comments

Popular posts from this blog

KB Bukopin Bersama PT Industri Kapal Indonesia Berikan Layanan Pensiun

KB Bukopin Teken MoU Manfaat Pensiun PT Industri Kapal Indonesia

KB Kookmin Akan Suntikkan Modal untuk Mendukung Right Issue KB Bukopin